Di Balik Layar, Icardi dan Wanda Nara Kalah Telak Atas Inter Milan

Di Balik Layar, Icardi dan Wanda Nara Kalah Telak Atas Inter Milan

ceme online Pindah ke PSG ternyata bukan pilihan pertama striker asal Argentina, Mauro Icardi. Dirinya beserta sang agen, Wanda Nara, diklaim telah gagal dalam perseteruannya dengan Inter Milan.

Seperti yang diketahui, Icardi memutuskan untuk bergabung dengan PSG menjelang bursa transfer ditutup. Penyerang berumur 25 tahun tersebut pindah dengan status pinjaman plus klausul pembelian senilai 70 juta euro.

Namun sebelum itu, perseteruan antara Inter Milan dan Icardi sempat memanas. Bersama sang agen sekaligus istrinya, Wanda Nara, ia coba menuntut ganti rugi kepada Inter Milan sebesar 1,5 juta euro dan ingin kembali berlatih secara penuh.

Perpecahan antara Inter Milan dan Icardi sendiri sudah dimulai sejak ban kaptennya dicopot secara sepihak oleh manajemen beberapa bulan lalu. Hal itu disinyalir menjadi alasan utama mengapa direktur Nerazzurri, Giuseppe Marotta, memasukkannya dalam daftar jual.

Strategi Wanda Gagal Total

ceme online Yang menarik dari saga transfer ini bukanlah soal ke mana Icardi bakal berlabuh, melainkan apa yang terjadi di balik layar. Sebagian dari publik meyakini bahwa Wanda Nara tengah merencanakan sesuatu di balik saga transfer yang terulur-ulur.

Rekan kerja Wanda Nara di salah satu acara televisi, Pierluigi Pardo, lantas membeberkan soal apa yang terjadi di balik layar. Ia berkata bahwa semua yang telah disusun oleh mantan istri Maxi Lopez itu hancur berantakan.

“Situasi yang kami alami itu nyata dan begitu juga dengan strategi Wanda, dengan asumsi ia memiliki strategi, yang terbukti telah mengalami kegagalan total,” tutur Pardo kepada Radio 24.

“Dia adalah pemain hebat dan tentu saja akan selalu menemukan tim, tapi melihat seseorang yang mencetak 124 gol untuk Inter pergi seperti itu… fans Inter berselebrasi di tengah jalan,” lanjutnya.

Pilihan Keempat di PSG

Kemudian, kepindahannya ke PSG dianggap Pardo sebagai kegagalan Wanda Nara dan Icardi. Ia tak bisa melihat adanya kemenangan saat memandang Icardi sebagai penyerang pilihan keempat di Parc des Princes.

“Ini adalah kekalahan telak. Seluruh dunia sekarang tahu bahwa Icardi mencoba untuk menuntut klubnya. Banyak tim lain yang ingin mengambilnya, tapi mereka mengurungkan niat karena telah melihat situasinya yang kompleks,” tambahnya.

“Dalam 10 bulan terakhir, Wanda dan Icardi kalah. Saya bahkan berkata kepada Wanda seperti ini: ‘Bila hingga tanggal 2 September dia tidak menemukan klub baru, anda akan masuk ke dalam sejarah sebagai perusak,” sambungnya lagi.

“Dia menampung apa yang bisa ditampung, tapi bergabung dengan PSG sebagai striker pilihan keempat bukanlah kemenangan. Jika itu adalah kemenangan untuk Wanda, maka saya bakalan kurus!” tutupnya dengan candaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: